Iklan dijalankan sendiri-sendiri oleh tiap sales
Setiap sales memasang iklan dengan materi, target, dan nomor pribadi masing-masing. Pesan merek tidak seragam, anggaran saling bersaing, dan data lead ikut pergi saat sales pindah kerja.
Marketing dealer
SAB membantu dealer mobil, motor, alat berat, dan distributor suku cadang menjalankan iklan Meta dan Google, landing page per model atau promo, Google Maps per cabang, dan alur follow-up sales. Setiap lead dicatat sampai statusnya jelas: test drive, penawaran, SPK, atau batal.
Paling cocok untuk dealer dengan satu atau beberapa cabang yang punya tim sales siap follow-up dan ingin tahu iklan mana yang benar-benar menghasilkan SPK.

Banyak dealer sudah memasang iklan dan menerima chat setiap hari. Tetapi sales mengeluh kualitas lead, manajemen tidak tahu iklan mana yang menghasilkan penjualan, dan lead tercecer di ponsel masing-masing.
Setiap sales memasang iklan dengan materi, target, dan nomor pribadi masing-masing. Pesan merek tidak seragam, anggaran saling bersaing, dan data lead ikut pergi saat sales pindah kerja.
Iklan promo satu model diarahkan ke beranda atau katalog semua kendaraan. Calon pembeli harus mencari sendiri informasi model, promo, dan cara meminta penawaran, lalu banyak yang berhenti di tengah jalan.
Form dan chat masuk ke satu admin atau tersebar ke banyak nomor. Tanpa aturan pembagian dan status yang jelas, sebagian lead baru dihubungi berhari-hari kemudian atau tidak pernah dihubungi.
Laporan iklan menunjukkan klik dan jumlah form, tetapi tidak menunjukkan berapa yang test drive, menerima penawaran, atau menjadi SPK. Anggaran sulit dialokasikan ke model dan kanal yang tepat.

Kami mulai dari alur penjualan yang sudah berjalan: model prioritas, promo yang berlaku, cabang, dan cara sales menindaklanjuti lead. Dari situ kami menyusun landing page per model atau promo, lalu menjalankan iklan Meta dan Google yang mengarah ke halaman tersebut, bukan ke beranda.
Lead dari form, WhatsApp, dan telepon dikumpulkan di satu tempat, dibagi ke cabang atau sales sesuai aturan yang Anda tetapkan, dan diberi status yang sama untuk semua orang. Status inilah yang kami pakai untuk menilai iklan: bukan hanya berapa lead yang masuk, tetapi berapa yang sampai test drive dan SPK.
Lingkup final disesuaikan dengan jenis kendaraan atau produk, jumlah cabang, dan sistem yang sudah dipakai tim sales, lalu dituliskan di proposal. Berikut komponen yang umum kami tangani.
Halaman khusus untuk model, tipe, atau program promo dengan informasi utama, syarat promo, pilihan cabang, dan tombol test drive atau minta penawaran. Dirancang untuk ponsel dan mudah diganti saat promo berubah.
Kampanye pencarian di Google untuk orang yang sudah mencari model atau dealer, dan kampanye Meta untuk menjangkau calon pembeli di area cabang. Materi dan target disusun per model dan per cabang.
Penataan Google Business Profile tiap showroom: kategori, jam buka, nomor telepon, foto, dan tautan ke halaman yang tepat. Informasi showroom dan bengkel dipisah jelas jika jam dan kontaknya berbeda.
Aturan pembagian lead per cabang atau sales, skrip respons awal, dan status lead yang dipakai semua orang. Kami bisa bekerja dengan CRM yang sudah ada atau membantu memilih alat yang sesuai.
Pengaturan GA4, event konversi untuk form, klik WhatsApp, dan telepon, serta pencatatan sumber kampanye. Status test drive dan SPK dari tim sales dikembalikan ke laporan agar iklan dinilai dari hasil penjualan.
Untuk penjualan ke perusahaan, kami menyusun halaman produk dan form permintaan penawaran yang mencatat nama perusahaan, kebutuhan unit atau part, dan lokasi proyek. Kanal bisa mencakup Google Search dan LinkedIn.
Alur kerja SAB terdiri dari discovery, penyusunan strategi, eksekusi, dan optimasi. Untuk dealer, kami memberi perhatian khusus pada keterlibatan kepala cabang dan tim sales sejak awal.
Kami memahami merek dan model yang dijual, jumlah cabang, sumber lead saat ini, dan cara sales menindaklanjuti. Dari sini terlihat apakah prioritasnya iklan, landing page, Google Maps, atau alur follow-up.
Kami meninjau akun iklan, halaman tujuan, profil Google tiap cabang, dan cara lead dicatat. Kami mencatat lead yang hilang, halaman yang terlalu umum, dan data yang tidak bisa dihubungkan ke SPK.
Kami menyepakati model prioritas, kanal, aturan pembagian lead, dan metrik yang dipantau, misalnya biaya per lead, rasio lead ke test drive, dan lead ke SPK. Semuanya dirangkum di proposal.
Landing page, tracking, status lead, dan kampanye disiapkan bertahap. Kami menjelaskan alur baru ke kepala cabang dan sales agar status lead diperbarui dengan cara yang sama.
Setiap satu sampai dua minggu kami melaporkan perkembangan, mencocokkan data iklan dengan status dari sales, lalu menyesuaikan model, materi, target area, dan anggaran.
Setiap pilihan punya tempatnya. Tabel ini membantu Anda menilai pendekatan yang sesuai dengan kondisi dealer saat ini.
| Iklan oleh tiap sales | Lead dari portal otomotif | Bersama SAB | |
|---|---|---|---|
| Kepemilikan data lead | Tersimpan di ponsel sales | Diatur oleh syarat portal | Tercatat di sistem milik dealer |
| Konsistensi pesan | Berbeda per sales | Mengikuti format listing portal | Satu pesan merek, disesuaikan per model dan cabang |
| Halaman tujuan | Profil pribadi atau chat langsung | Halaman listing di portal | Landing page per model atau promo |
| Pembagian lead | Tidak ada, setiap sales mengurus sendiri | Tergantung fitur portal | Aturan per cabang dan sales yang Anda tetapkan |
| Pengukuran | Jumlah chat per sales | Jumlah lead dari portal | Lead, test drive, dan SPK per kanal |
| Biaya awal | Rendah, tersebar di banyak orang | Sesuai skema portal | Ada setup di awal, dijelaskan di proposal |
Portal otomotif tetap berguna untuk menjangkau orang yang sedang membandingkan unit, dan sales yang aktif di media sosial bisa menjadi aset. Banyak dealer memakai kombinasi: portal dan konten sales tetap jalan, sementara iklan merek, landing page, dan pencatatan lead dikelola terpusat.

Prinsip berikut bisa Anda terapkan sendiri, dengan atau tanpa agensi. Intinya: lead yang jelas sumbernya, cepat ditangani, dan statusnya tercatat lebih berguna daripada lead yang banyak tetapi tercecer.
Halaman promo cukup berisi model, tipe yang termasuk, periode promo, syarat utama, cabang yang berlaku, dan satu tombol utama seperti test drive atau minta penawaran. Saat promo berakhir, perbarui atau tutup halamannya agar calon pembeli tidak menagih promo yang sudah lewat.
Form pendek biasanya cukup: nama, nomor WhatsApp, model yang diminati, cabang terdekat, rencana tunai atau kredit, dan perkiraan waktu membeli. Pertanyaan terakhir membantu sales memprioritaskan lead tanpa membuat form terlalu panjang.
Tentukan siapa yang menerima lead dari tiap cabang, berapa lama batas waktu menghubungi yang Anda anggap wajar, dan ke mana lead dialihkan jika batas itu lewat. Tuliskan aturannya dan tinjau setiap minggu bersama kepala cabang.
Contoh status: baru, sudah dihubungi, test drive dijadwalkan, penawaran dikirim, SPK, batal. Untuk lead yang batal, catat alasannya, misalnya harga, stok, atau kredit tidak disetujui. Data ini lebih berguna untuk menilai iklan daripada jumlah klik.
Google Ads mendukung impor konversi offline dan Meta menyediakan Conversions API untuk mengirim kejadian dari CRM. Dengan cara ini, platform bisa belajar dari lead yang menjadi test drive atau SPK, bukan hanya dari form yang terisi. Kirim data seperlunya dan sesuai persetujuan pelanggan.
Angka uang muka, cicilan, dan tenor sebaiknya berasal dari perusahaan pembiayaan yang bekerja sama dan disertai syarat utama. Untuk alat berat dan suku cadang B2B, tampilkan spesifikasi, ketersediaan, dan layanan purna jual dengan jujur, karena pembeli perusahaan biasanya membandingkan beberapa pemasok sebelum memutuskan.
Digital marketing dealer paling efektif jika ada tim sales yang siap follow-up dan bersedia mencatat status lead. Berikut gambaran singkatnya.
Kami tidak memakai paket harga tetap karena setiap dealer punya model, cabang, dan alur penjualan yang berbeda. Biaya disusun dari faktor berikut dan dijelaskan di proposal.
Semakin banyak cabang dan model yang diiklankan, semakin banyak landing page, kampanye, profil Google, dan aturan pembagian lead yang perlu disiapkan.
Dealer yang mengganti promo setiap bulan membutuhkan pembaruan halaman dan materi iklan lebih sering dibanding dealer dengan program yang stabil.
Menghubungkan ke CRM yang sudah dipakai berbeda kebutuhannya dengan menyusun pencatatan lead dari awal, termasuk pengembalian data SPK ke platform iklan.
Jumlah kanal iklan, kebutuhan laporan per cabang atau per model, dan frekuensi rapat dengan tim sales memengaruhi alokasi waktu tim.
Biaya media iklan dibayarkan terpisah ke platform. Pajak dan rincian lingkup kerja dituliskan di proposal.
Cakupannya bisa meliputi landing page per model atau promo, iklan Meta dan Google, Google Business Profile per cabang, alur pembagian dan follow-up lead, serta tracking sampai SPK. Lingkup final disesuaikan dengan kebutuhan dealer dan dituliskan di proposal.
Tidak. Penjualan dipengaruhi banyak faktor, termasuk harga, stok, program pembiayaan, persaingan, dan kecepatan tim sales menindaklanjuti lead. Kami menyepakati ukuran yang dipantau sebelum kampanye berjalan. Komitmen kinerja apa pun hanya berlaku jika tertulis di perjanjian yang ditandatangani.
Banyak dealer memakai keduanya. WhatsApp cocok untuk pertanyaan cepat, form cocok untuk test drive atau permintaan penawaran dengan data yang lebih lengkap. Yang penting, keduanya dicatat sumbernya dan masuk ke aturan pembagian yang sama.
Kami bisa membantu menyusun pembagian peran yang jelas, misalnya iklan merek dan promo dikelola terpusat, sementara sales tetap aktif membuat konten. Aturan materi dan penggunaan merek sebaiknya disepakati agar pesan tidak bertabrakan.
Bisa. Prinsipnya sama, tetapi alurnya berbeda. Dealer motor biasanya menangani volume lead lebih tinggi, sedangkan alat berat dan suku cadang B2B punya siklus penjualan lebih panjang dengan permintaan penawaran dari perusahaan.
Biasanya bisa, tergantung sistemnya. Kami cek cara lead masuk, status yang tersedia, dan kemungkinan mengirim data test drive atau SPK kembali ke platform iklan. Batasan teknisnya kami sampaikan saat audit.
Kami menyarankan form yang hanya meminta data seperlunya, akses yang dibatasi sesuai peran, dan aturan yang jelas jika sales keluar dari perusahaan. Pengiriman data ke platform iklan dilakukan seperlunya. Hak akses dan kepemilikan data diatur di proposal dan perjanjian.
Jadwalkan discovery call 30 menit lewat schedule.sab.id atau kirim pesan WhatsApp. Ceritakan merek dan model yang dijual, jumlah cabang, sumber lead saat ini, dan cara sales menindaklanjutinya.
Kirimkan daftar model atau produk prioritas, jumlah dan lokasi cabang, tautan website dan akun iklan yang dipakai, serta gambaran cara lead dibagi ke sales saat ini. Kami akan menyiapkan pertanyaan yang relevan untuk sesi pertama.
Setiap halaman membahas kebutuhan yang berbeda. Pilih yang paling dekat dengan tantangan Anda saat ini.